Cronik: Hip Hop Belum Redup!
Pradipta Nugrahanto - detikBandung



Walaupun industri musik Indonesia masih memandang hip hop sebelah mata, sejumlah musisi hip hop lokal seperti Cronik asal Bandung, terus bertempur bersenjatakan lirik dan desingan turntable.

"Industri musik mainstream tanah air memang masih memandang hip hop sebagai sebuah tren belaka. Pastinya pendengar musik hip hop belum seluas pendengar musik melayu," tutur Riza, salah satu MC Cronik kepada detikbandung.

Terkait banyaknya musisi hip hop yang merambah ladang musik mainstream, Cronik mengaku tidak bermasalah dengan mereka. "Kenapa harus tidak suka, sebutlah Saykoji atau Soul ID. Mereka kini terlihat begitu mainstream, tapi dengan begitu mereka turut membesarkan hip hop juga walaupun secara tidak langsung," seloroh Riza.
Terkait banyaknya pandangan miring soal hip hop yang sudah meredup bahkan mati, Cronik serta merta menepisnya.
"Ah itu lagi-lagi hanya pandangan sebagian orang, kita (musisi hip hop,red) masih akan tetap produktif. Banyak grup-grup baru bermunculan, kitapun masih sibuk menggodok album," timpal Elick seraya tertawa.
Meski banyak grup yang banting stir ke hip hop mainstream, Cronik tidak ikut-ikutan latah untuk mencoba peruntungan lewat jalur itu.
"Kita tetap akan berada di track musiknya Cronik, kalaupun ada eksplorasi pastinya tetap ala Cronik," sambung Elick lagi.
Bagi grup yang mengagumi Homicide, Jurassic Five dan El Producto ini, hip hop tidak akan pernah menemui masa redup. Bahkan Cronik yang juga bagian dari Bandung HipHop Community itu berencana akan membuat sebuah acara hip hop super besar.
"Selama ini kan acara-acara tidak terekspos, makanya kita ingin membuat acara besar dengan konsep yang matang, dari artis hingga propertinya akan kita buat sematang mungkin, tinggal tunggu waktunya saja," tutur Riza.

News Source from detikBandung.