Be Ready For CRONIK Perfomance 
@ Universitas Widyatama Jln. Cikutra 204A Bandung 
Sabtu 23 April 2011 
 PLASMA'11 
HTM : Rp 15.000,- 
Ticket bisa dibeli juga di CRONIK HOMEBASE
For Info Contact us : (022) 95094879 - 0857 2133 0980

AVAILABLE NOW....!!


Holding the mic torch of Bandung Hiphop with pride. 
The debut album of EYEFEELSIX; "Pain Per Hate". Featuring contributions from DJ-E of Cronik, Man Jasad & Karinding Attack, Morgue Vanguard, Luki of Hellbeyond and Buthce of The Cruel. 
AVAILABLE NOW..!!
available on CD
IDR 35,000

For Order :
Riza  
085721330980
02295094879 

GRAB IT FAST..!!



  POSTER

Cronik: Hip Hop Belum Redup!
Pradipta Nugrahanto - detikBandung



Walaupun industri musik Indonesia masih memandang hip hop sebelah mata, sejumlah musisi hip hop lokal seperti Cronik asal Bandung, terus bertempur bersenjatakan lirik dan desingan turntable.

"Industri musik mainstream tanah air memang masih memandang hip hop sebagai sebuah tren belaka. Pastinya pendengar musik hip hop belum seluas pendengar musik melayu," tutur Riza, salah satu MC Cronik kepada detikbandung.

Terkait banyaknya musisi hip hop yang merambah ladang musik mainstream, Cronik mengaku tidak bermasalah dengan mereka. "Kenapa harus tidak suka, sebutlah Saykoji atau Soul ID. Mereka kini terlihat begitu mainstream, tapi dengan begitu mereka turut membesarkan hip hop juga walaupun secara tidak langsung," seloroh Riza.
Terkait banyaknya pandangan miring soal hip hop yang sudah meredup bahkan mati, Cronik serta merta menepisnya.
"Ah itu lagi-lagi hanya pandangan sebagian orang, kita (musisi hip hop,red) masih akan tetap produktif. Banyak grup-grup baru bermunculan, kitapun masih sibuk menggodok album," timpal Elick seraya tertawa.
Meski banyak grup yang banting stir ke hip hop mainstream, Cronik tidak ikut-ikutan latah untuk mencoba peruntungan lewat jalur itu.
"Kita tetap akan berada di track musiknya Cronik, kalaupun ada eksplorasi pastinya tetap ala Cronik," sambung Elick lagi.
Bagi grup yang mengagumi Homicide, Jurassic Five dan El Producto ini, hip hop tidak akan pernah menemui masa redup. Bahkan Cronik yang juga bagian dari Bandung HipHop Community itu berencana akan membuat sebuah acara hip hop super besar.
"Selama ini kan acara-acara tidak terekspos, makanya kita ingin membuat acara besar dengan konsep yang matang, dari artis hingga propertinya akan kita buat sematang mungkin, tinggal tunggu waktunya saja," tutur Riza.

News Source from detikBandung.

Whose World Is This? An Anthology of Global Hip hop (volume 2)

Hip hop has left New York and the USA for a long time now but yet the very dynamic and interesting scenes from all over the world are very little documented. Of course, rap has inspired many other electronic genres like ragga, baile funk, reggaeton, kuduro or kwaito, but what about “real” rap? It’s difficult to describe in one word all the varieties of those hip hop scenes. From ghetto to hype, from underground to mainstream, from parties to protest, rap has merged in many different ways with local musics and industries, just like jazz and rock before. The common point between all the countries is that hip-hop rhythm, sampling and rapping are always combined with local music styles, languages and issues to make something new. Reflecting the US musical hegemony, the spread of global hip hop reveals also the irresistible cultural diversity.


Here’s a 2 volume anthology that highlights the best crews of what can be called “global hip hop” which just means non US rap. 40 different countries are featured ranging from early 1990′s to late 2000′s.


DOWNLOAD
Tracklist:

1. Mustafa Yoda – Mi Vida MC (Argentina, 2004)
2. 阴三儿 (IN-3) – 黑 (China, 2008)
3. MBS – Ouled el Bahja (Algeria, 1998)
4. MC Kan (MC 漢) – 漢流の極論 (Japan, 2005)
5. Black Alien – Pericia na Delicia (Brazil, 2005)
6. La Etnnia – Nieve de Colombia (Colombia, 1994)
7. Positive Black Soul – Def Lo Xam (Senegal, 1995)
8. BTM-Squad feat. Afrob – 3te Welt Resistance (Germany, 2008)
9. K’Naan – Strugglin’ (Somalia and Canada, 2005)
10. Da Weasel – Casa (Portugal, 2004)
11. Krasnoe Derevo (Красное Дерево) – Kischki (Кишки) (Russia, 2005)
12. Oxmo Puccino – J’ai Mal Au Mic (France, 2001)
13. Calle 13 feat. Lápiz Conciente – Tributo A la Policía (Puerto Rico, 2005)
14. Cronik Turntablist Hip hop – Sundanese (Indonesia, 2005)
15. Colle de Fomento – Vita (Italy, 1999)
16. Godessa – Nguwe (South Africa, 2005)
17. Paktofonika – Jestem Bogiem (Poland, 2000)
18. Mc Hot Dog – Unknown title (Taiwan, 2000′s)

News Source from PIRATE'S CHOICE at Wordpress.com

Biography

Seringnya berkumpul bersama di malam minggu sebagai pengisi acara disepanjang jalan Dago Bandung (HipHop Kaki Lima) serta atas dasar kesamaan persepsi atau pandangan terhadap HipHop music, terbentuklah CRONIK pada pertengahan Oktober 2002 yang terdiri dari 3 MC (rapper) dan 3 Battle DJ. Dengan formasi awal DJ E-One, DJ Scratchy, DJ Flip dan MC Roczee, MC Da Bozzo, MC Elick. Untuk membuktikan eksistensi kami, maka Cronik mencoba untuk menghasilkan beberapa karya lagu pada HipHop Music serta untuk mempererat kekompakkan kami mencoba mengikuti beberapa Kompetisi diantaranya Festival Kolaborasi DJ di Indonesia pada pertengahan Juni 2003 yang mengkolaborasikan Rapper dengan DJ, dan Cronik berhasil merebut tempat pertama. Di akhir tahun 2005 DJ Flip keluar dari Cronik. Dan pada awal tahun 2006 DJ Odotto bergabung bersama Cronik. Pada awal tahun 2009 tepat nya bulan Januari DJ Odotto keluar dari Cronik. Maka sekarang CRONIK merubah formasi menjadi 2 DJ dan masih tetap 3 MC (rapper). Konsep Cronik ini sangat berbeda dengan HipHop Group lainnya, diantaranya kami memiliki 3 MC’s (rapper) Cronik yang mempunyai ciri karakter vokal (rhyme) berbeda, begitu juga dengan 2 DJ’s Cronik yang mempunyai ciri khas skill scratch berbeda satu dengan yang lainnya. Karena dari perbedaan itulah kami saling mengisi dan menyatukan visi kami dalam Cronik dengan berkreasi pada HipHop music. Kini CRONIK menetapkan formasi nya yaitu 5 personil (FIVE STAR).

Rap’ography

Rap’ography:
1. 1st Winner in Indonesian DJ Festival Collaboration at June 2003.
2. MTV Jams in Global TV. JKT. July 2004.
3. Jakarta Movement in Pantai Karnaval Ancol August 2004.
4. Jazz Jam Session With Reborn (Indra Lesmana Crew) in Cipta Daya Pondok Pinang JKT. August 2004.
5. Soundrenaline Jakarta Desember 2004.
6. Adidas Missy Elliot Launch at Ex Centre with Dewi Sandra Desember 2004.
7. Cronik Feat. Dewi Sandra at Kamasutra Bali Desember 2004..
8. Opening Act Toni Blackman ( HipHop  Ensemble) at Atrium City Hall Plaza Indonesia Jakarta Januari 2006.
9. Java Jazz Festival at JCC Jakarta Maret 2006.
10. Playground Annual Music Festival at Pantai Carnaval Ancol Jakarta Februari 2008.
11. Jiggle & Miss Jiggle Reguler event club (Embassy Bandung, Score Bandung, Kyooki Lounge Bandung,
Amare Lounge Bandung, Mansion) 2007, 2008, 2009 dan 2010.
12. Indonesian Rap Competition at Ciwalk Bandung 2010.

 Pada tahun 2005 Cronik telah mengeluarkan mini album “Arise”, yg merupakan kebangkitan turntablist PERTAMA di Indonesia, dan di tahun yang sama Cronik ikut serta dalam Kompilasi “Mempetisi Langit”,  kompilasi non profit yang disalurkan untuk korban tsunami di Aceh.


CRONIK - Arise E.P (2005)


Mempetisi Langit - Compilation (2005)